menuntut ilmu
Kultum
A
anas
4 Mei 2026
2 menit baca
0 views
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الحمد لله رب العالمين، على نعمه العظيمة، وفضله الكريم. والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرس...
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الحمد لله رب العالمين، على نعمه العظيمة، وفضله الكريم. والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين، سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين. أَمَّا بَعْدُ.
قال الله تعالى في كتابه المبين: {قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ} (الزمر: 9)
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Hadirin sekalian yang berbahagia, Bapak, Ibu, Saudara-saudari yang dirahmati Allah SWT.
Sungguh indah keindahan alam semesta,
Tanda kuasa Sang Pencipta yang Maha Esa.
Mari kita hadirkan diri dalam majelis mulia,
Menuntut ilmu agar hidup penuh cahaya.
Saudara-saudari seiman, menuntut ilmu adalah satu kewajiban yang sangat fundamental bagi setiap Muslim. Ia bukan sekadar kegiatan akademis semata, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang akan mendekatkan kita kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Mujadalah ayat 11:
{يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ}
"Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat."
Ayat ini dengan jelas menunjukkan betapa tingginya kedudukan ilmu dan orang yang berilmu di sisi Allah. Ilmu adalah cahaya yang menerangi kegelapan kebodohan, menyelamatkan kita dari kesesatan, dan membimbing langkah kita di dunia maupun di akhirat.
Nabi Muhammad SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
«مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ»
"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga."
Lihatlah betapa besar janji Allah dan Rasul-Nya. Setiap langkah yang kita ambil untuk mencari ilmu adalah sarana menuju surga-Nya. Ulama salaf kita senantiasa berlomba-lomba dalam menuntut ilmu. Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah pernah berkata, “Aku tidak pernah merasa lebih berat menanggung sesuatu daripada menanggung kebodohan.”
Sahabat sekalian, ilmu yang paling utama untuk kita tuntut adalah ilmu agama. Ilmu yang mengajarkan kita tentang Allah, tentang hakikat diri kita sebagai hamba-Nya, tentang bagaimana menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dengan ilmu agama, kita akan mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang halal dan mana yang haram. Tanpa ilmu agama, kita seperti kapal tanpa nahkoda, mudah tersesat dalam lautan kehidupan yang penuh badai keraguan dan godaan.
Ubahlah rutinitas kita. Jangan hanya mengisi waktu dengan hal-hal duniawi semata. Sisihkan waktu untuk membaca kitab-kitab agama, mengikuti kajian, mendengarkan tausiyah, bahkan sekadar merenungi ayat-ayat Al-Qur’an. Ingatlah, proses menuntut ilmu ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pengamalan. Ilmu yang tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah.
Maka, marilah kita jadikan diri kita pribadi yang haus akan ilmu. Berusahalah terus belajar dan mengamalkan ilmu yang telah kita peroleh. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan langkah kita dalam menuntut ilmu dan mengkaruniakan kita ilmu yang bermanfaat.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ